PT Pertamina (Persero) memverifikasi pasokan BBM hingga LPG cukup untuk memenuhi keinginan pada natal dan juga tahun baru 2024 (Nataru). Pasalnya, akan ada kenaikan konsumsi pada momen libur akhir tahun tersebut.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengakui memang sebenarnya ada peningkatan konsumsi yang tersebut cukup tajam pada BBM juga LPG. Akan tetapi, dirinya menjamin tidak ada ada kendala di penyaluran BBMdan LPG di dalam nataru.
“Nataru ini, memang benar akan ada peningkatan yang cukup tajam gitu ya tapi kami melakukan konfirmasi bahwa penyaluran energi ke pelosok negeri ini tidaklah ada kendala,” kata Irto pada Ibukota Indonesia yang dikutip, Hari Jumat (15/12/2023).
Irto memaparkan, kondisi stok BBM untuk jenis Solar maish aman berada di dalam sikap 17 hari. Sedangkan, untuk stok BBM jenis Pertalite juga masih terbilang aman dengan kedudukan di dalam 19 Hari.
“Pertalite itu di tempat 19 hari untuk jenis komponen bakar umum atau ini Pertamax juga Pertamax series maupun Pertadex series ya itu di tempat 38 sampai 76 hari, artinya stok itu mencukupi,” kata dia.
Sementara, imbuh Irto, pasokan LPG juga masih terbilang mampu mencukupi untuk permintaan di tempat momen libur nataru dengan kedudukan stok untuk 17 hari ke depan. Menurut dia, stok ini akan terus bertambah seiring terus berjalannya aktivitas hulu minyak kemudian gas.
Irto pun memprediksi, puncak pergerakan penduduk pada libur Natal terjadi pada 22 Desember 2023, sedangkan puncak arus balik natal akan terjadi pada 26 Desember 2023.
Lalu, puncak pergerakan warga di area Tahun Baru 2024 diprediksi terjadi pada 29 Desember 2023 kemudian puncak arus balik di dalam 1 Januari 2024.
“Kita akan meningkatkan stok dalam wilayah pada tempat-tempat penyalur itu bisa jadi 2 sampai 3 hari dari biasanya,” Pungkas Irto.
+ There are no comments
Add yours