Wujudkan Centre of Excellence Digital Berskala Global, Pupuk Kaltim Operasikan House of Future

Estimated read time 3 min read

Pacu produktivitas melalui penerapan teknologi industry 4.0 pada lingkungan Perusahaan, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mulai pengoperasian House of Future (HoF), sebagai sarana bagi karyawan untuk peningkatan keterampilan dan juga kompetensi guna memperkuat kinerja melalui adopsi teknologi digital.

Pengoperasian sarana ini ditandai peresmian dengan segera oleh Direktur Utama beserta jajaran Direksi serta Komisaris Pupuk Kaltim.

Ketua Tim Penguraian House of Future Ardi Harto Mulyo, mengungkapkan prasarana ini ditujukan untuk peningkatan kompetensi karyawan, khususnya operator yang dimaksud berkaitan dengan segera dengan aktivitas produksi.

House of Future menggunakan teknologi Virtual Reality (VR) serta Operator Training Simulator (OTS), yang mampu dimanfaatkan karyawan untuk mensimulasikan seluruh tahapan proses produksi, termasuk problem operasional serta langkah penanganannya.

Dari sarana ini kompetensi karyawan akan semakin terasah, juga memahami secara fasih pengoperasian peralatan sesuai standar.

“House of Future sebagai upaya Pupuk Kaltim menjamin ketercapaian standar kompetensi karyawan, khususnya dalam bidang operasi. Namun begitu implementasinya sangat luas, lalu kedepannya akan bermanfaat bagi seluruh karyawan dengan beragam job profile,” kata Ardi ditulis hari terakhir pekan (15/12/2023).

Menurut Ardi, House of Future akan menjadi pusat pelatihan digital dan juga tempat belajar bagi karyawan, dengan prasarana kompetensi pabrik ammonia lalu urea tercanggih di area Bontang bahkan Pupuk Indonesia Grup.

Terlebih di tempat era sektor masa kini, berbagai tantangan pun menuntut karyawan untuk lebih tinggi adaptif terhadap perkembangan teknologi yang semakin berkembang.

Pada sarana OTS berbasis Virtual Reality, kontestan dapat memahami standar operasional pabrik melalui sudut pandang panel operator di dalam control room maupun field operator dalam lapangan, akibat simulasi virtual dibuat persis menyerupai pabrik ammonia lalu urea sebenarnya.

Oleh sebab itu, karyawan yang dimaksud dilatih melalui infrastruktur ini dapat merasakan pengalaman seolah turun dengan segera di dalam lapangan.

Teknologi OTS mensimulasikan proses pabrik ammonia juga urea secara dinamis, baik pada kondisi steady state maupun cold state berdasarkan filosofi fungsi unit proses lalu desain operasi.

Termasuk parameter operasi pada OTS, dihitung kemudian disimulasikan berdasarkan prinsip-prinsip teknik kimia seperti termodinamika, perpindahan panas juga massa, kinetika reaksi juga neraca massa lalu energi.

“Adanya infrastruktur ini diharap semakin mengupayakan lahirnya individu berkualitas Pupuk Kaltim pada menyokong pencapaian PKT Emas di area masa datang,” tambah Ardi.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo, menyatakan pemenuhan kompetensi karyawan khususnya operator, merupakan salah satu kunci menjaga produktivitas perusahaan.

Terlebih dengan terus berkembangnya metode pembelajaran dunia, sistem berbasis teknologi digital menjadi salah satu cara meningkatkan daya saing dan juga efektivitas kompetensi.

Hal ini menjadi sangat penting, dimana knowledge management melalui implementasi teknologi industry 4.0 merupakan langkah fundamental yang dimaksud harus dikembangkan perusahaan pada menggerakkan produktivitas, untuk mencapai target kinerja dengan lebih besar optimal.

Maka dari itu, House of Future merupakan bentuk kesiapan Pupuk Kaltim pada menghadapi tantangan sektor melalui penyiapan sumberdaya berkompeten, profesional serta berdaya saing yang dimaksud siap memperkuat kinerja unggul Perusahaan.

“Pupuk Kaltim senantiasa berjanji untuk memaksimalkan knowledge management melalui berbagai program, khususnya untuk karyawan dengan job scope di tempat bidang operasi. Maka dengan keberadaan House of Future ini, segala jenis peningkatan kompetensi yang berhubungan dengan proses produksi dapat dilaksanakan di tempat House of Future, termasuk benchmark terkait implementasi teknologi digital di dalam bidang industri,” terang Soesilo.

Dikatakannya, Pupuk Kaltim sebagai Organisasi amoniak dan juga urea terbesar pada Indonesia harus didukung sumberdaya unggul berkompeten di meningkatkan produktivitas kinerja, dengan prasarana yang tersebut juga teruji untuk memaksimalkan kompetensi pada meningkatkan daya saing secara global.

Dan pada akhirnya, House of Future pun diharapkan dapat menjadi Centre of Excellence Digital untuk pembelajaran pabrik Urea dan juga Ammonia di area Indonesia bahkan Dunia.

“Dari hal tersebut, dapat semakin menunjukkan eksistensi Pupuk Kaltim sebagai perusahaan inovatif dengan berbagai breakthrough project yang mana akan mengakibatkan Perusahaan menjadi top leader dalam dunia lapangan usaha global,” pungkas Soesilo

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours