UPZ Pupuk Kaltim Pastikan Profesionalitas Pengelolaan Zakat

Estimated read time 5 min read

Dinilai komitmen pada pendayagunaan zakat melalui penyaluran yang digunakan profesional lalu sesuai sasaran, Unit Pengumpul Zakat PT Pupuk Kalimantan Timur (UPZ Pupuk Kaltim) raih lima penghargaan tingkat Perkotaan Bontang hingga Nasional pada penghujung tahun 2023.

Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap kiprah UPZ Pupuk Kaltim, yang mana terus berperan bagi umat melalui kontribusi zakat dalam berbagai bidang.

Ketua UPZ Pupuk Kaltim Nur Sahid, mengungkapkan penghargaan tingkat kota diberikan oleh Pemkot Bontang pada kompetisi TJSL/CSR Bontang Awards 2023, sebagai UPZ BUMN yang dimaksud terlibat berkontribusi pada penanganan rumah bukan layak huni, menjadi rumah layak huni bagi warga kurang mampu.

Penghargaan ini meninjau sumbangan UPZ Pupuk Kaltim yang digunakan setiap tahun terus meningkatkan kegiatan bedah rumah di dalam Perkotaan Bontang, khususnya pada kawasan sekitar Perusahaan yakni Kelurahan Loktuan juga Guntung.

Sementara empat penghargaan lainnya diraih dari BAZNAS RI, pada kompetisi UPZ Award 2023. Masing-masing UPZ BUMN Terbaik Pendukung Aksi Zakat, UPZ BUMN Perencanaan Terbaik dengan predikat Bintang 4, UPZ BUMN Pengumpulan Terbaik predikat bintang 4, juga UPZ BUMN Penyaluran Terbaik yang juga meraih predikat Bintang 4.

“Alhamdulillah UPZ Pupuk Kaltim tahun ini kembali meraih penghargaan dari berbagai pihak, menghadapi komitmen menjalankan amanah muzakki dari karyawan Pupuk Kaltim untuk penyaluran zakat sesuai sasaran khasiat bagi umat,” ujar Nur Sahid, ditulis Hari Jumat (15/12/2023).

Dijelaskan Nur Sahid, selama periode kepemimpinannya di lima tahun terakhir, UPZ Pupuk Kaltim tetap memperlihatkan berupaya profesional di pengelolaan dana zakat sesuai ketentuan lalu aturan yang mana berlaku. Utamanya membumikan nilai zakat bagi penduduk dengan mengedepankan prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi serta Aman NKRI.

Penyaluran zakat UPZ Pupuk Kaltim juga mengacu pada Peraturan Baznas Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pendistribusian Zakat, dan juga UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Zakat dengan tujuan mendapatkan kemanfaatan dari dana zakat yang mana dikelola serta dikumpulkan.

Program yang dijalankan terbagi pada berbagai aspek, baik penyaluran segera di menyikapi kondisi sosial yang dimaksud terjadi, pemberdayaan dan juga kondisi tubuh masyarakat, bidang dakwah, hingga dukungan terhadap pengembangan institusi belajar dan juga kapasitas Sumberdaya Manusia.

Proses penyaluran juga zakat didasari beberapa ketentuan sesuai kategori 8 asnaf penerima zakat, juga dikuatkan oleh survei juga verifikasi pasukan lapangan untuk meyakinkan kelayakan calon penerima. Kebijakan ini bersifat merata, baik untuk acara yang tersebut diinisiasi UPZ Pupuk Katim, maupun berdasarkan laporan rakyat yang digunakan masuk.

“Sejak awal terbentuk, UPZ Pupuk Kaltim telah terjadi menerapkan kebijakan untuk tiada menahan dana zakat sebagai kas, dengan penyaluran secara bertahap serta berkesinambungan. Proyek yang dijalankan terus dievaluasi untuk ditingkatkan, agar khasiat zakat yang mana disalurkan lebih tinggi berdampak signifikan, khususnya pada mengentaskan kemiskinan dan juga kesenjangan sosial,” lanjut Nur Sahid.

Dirinya pun menyebut, penghargaan dalam penghujung 2023 ini juga buah dari kerjasama juga komitmen kuat dari seluruh pengurus juga amilin, untuk melaksanakan tugas serta tanggungjawab mengawal amanah yang dimaksud diberikan.

Menurut Nur Sahid, kesuksesan yang sejauh ini telah terjadi diraih UPZ Pupuk Kaltim juga melawan doa dan juga dukungan Direksi bersatu karyawan Pupuk Kaltim selaku Muzakki, juga sinergi yang tersebut baik dengan stakeholder kemudian relawan. Mulai di tempat tingkat RT, Kelurahan, Kecamatan, hingga tokoh penduduk serta Pemkot Bontang.

Oleh oleh sebab itu itu, penghargaan ini pun diharap dapat lebih besar meningkatkan kepercayaan muzaki melawan dana yang mana terkumpul serta dikelola UPZ Pupuk Kaltim, sehingga amanah yang digunakan dipercayakan semakin maksimal dijalankan dengan kegunaan yang makin dirasakan masyarakat.

“Insya Allah UPZ Pupuk Kaltim akan senantiasa memberikan pelayanan terbaik, utamanya pada upaya pengentasan permasalahan sosial serta berbagai bidang lainnya di tempat Pusat Kota Bontang. Tentunya berdasarkan data maupun fakta yang tersebut ada dalam lapangan untuk ditindaklanjuti sesuai dengan sasaran pendayagunaan zakat,” tambah Nur Sahid.

Wali Pusat Kota Bontang Basri Rase, menyampaikan apresiasi terhadap kiprah UPZ Pupuk Kaltim yang sejauh ini terus menebar kegunaan zakat, yang dimaksud tak belaka terfokus di area kawasan sekitar perusahaan tapi juga Pusat Kota Bontang secara menyeluruh.

Penghargaan yang tahun ini diraih diharap makin memaksimalkan langkah UPZ Pupuk Kaltim untuk memberi faedah bagi warga Bontang, utamanya di tempat bidang dakwah, perekonomian lalu pemberdayaan, dan juga pengembangan kapasitas masyarakat.

“Dari kiprah yang tersebut selama ini dijalankan, kami berharap sumbangan Pupuk Kaltim bersatu UPZ diharap makin mengupayakan pemberdayaan perekonomian rakyat dengan memajukan struktur perekonomian yang tersebut kokoh, tumbuh serta berkeadilan,” kata Basri Rase.

Sementara Ketua Baznas RI Noor Achmad, turut memberikan apresiasi berhadapan dengan partisipasi UPZ Pupuk Kaltim yang dimaksud terus berjanji menyalurkan dana zakat sesuai prinsip 3A, sehingga mampu memberikan dampak signifikan terhadap pengelolaan dan juga realisasi zakat di dalam lingkungan Perusahaan.

Terlebih UPZ sebagai mitra Baznas, bertujuan untuk memfasilitasi layanan zakat pegawai di area Kementerian/Lembaga Negara/BUMN maupun BUMS agar zakat mampu dikelola dengan baik.

Menurut beliau kemungkinan penghimpunan zakat melalui UPZ sangat besar. Bahkan sejauh ini ada 133 UPZ di area Indonesia yang digunakan telah dilakukan melaksanakan pengumpulan secara optimal, dengan total faedah yang tersebut terealisasi mencapai Rp259 Miliar per tahun.

“Maka dengan penghargaan UPZ Award, diharapkan dapat terus mengoptimalkan peran UPZ di tempat lingkungan perusahaan agar semakin banyak umat terlayani pada melaksanakan zakat. Begitu juga dari sisi mustahik, bisa saja semakin terbantu juga menjadi lebih tinggi sejahtera secara materi maupun spiritual,” tutur Noor Achmad.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours