Digantikan HyperOS, Bagaimana Nasib MIUI 15?

Estimated read time 2 min read

Xiaomi dipastikan bukan lagi menggunakan nama MIUI untuk operasi sistemnya, mengingat pada masa kini perusahaan dengan syarat China itu telah terjadi mengumumkan HyperOS. Hal ini menyebabkan kesenangan sekaligus perasaan khawatir dari pengguna Xiaomi, khususnya bagi pemilik ponsel dengan MIUI 15.

Walau begitu, menurut Xiaomiui, perusahaan tak benar-benar mengakhiri MIUI. Dikarenakan berbagai pabrikan China yang digunakan menggunakan nama sistem operasi berakhiran OS, Xiaomi tampaknya memutuskan untuk mengubah namanya.

Beberapa produsen smartphone menggunakan nama berbeda untuk perangkat lunak bergantung pada wilayahnya. Misalnya, Vivo China yang digunakan menggunakan nama OriginOS di tempat China, sementara menggunakan sebutan FuntouchOS di tempat bursa global. Namun, kedua antarmuka yang disebutkan berbasis Android.

Meskipun pada beberapa minggu terakhir banyak bocoran tentang MIUI 15, bocoran yang dimaksud seharusnya menjadi bagian dari HyperOS yang mana sedang disiapkan.

Ilustrasi sistem operasi Xiaomi, MIUI. [Shutterstock]
Ilustrasi sistem operasi Xiaomi, MIUI. [Shutterstock]

Faktanya, MIUI 15 hanya saja berganti nama di dalam China. Dalam server resmi MIUI, terlihat bahwa MIUI 15 build berbasis Android 14 sedang dikembangkan. Versi yang terlihat memang sebenarnya didasarkan pada Android 14, yang mengonfirmasi bahwa klaim sistem oeprasi baru tidaklah akurat.

Awalnya, Xiaomi berencana menggunakan nama MIUI 15 kemudian server resmi MIUI sudah ada mengonfirmasi hal tersebut. Bagian “Big Version” menunjukkannya sebagai 15. Namun dikarenakan alasan tertentu, perusahaan memutuskan untuk mengubah namanya.

Meski sebelumnya telah terjadi beredar rumor penamaan MiOS, tetapi hal itu bukan akurat. Sebelumnya, nama Hyper juga Pengpai telah lama didaftarkan, sehingga tak heran apabila antarmuka baru yang dimaksud akan diberi nama HyperOS.

Alasan inovasi tak terduga Xiaomi ini masih belum diketahui, tetapi kemungkinan ini merupakan upaya untuk meniru merek China lainnya dengan nama serupa.

Selain itu, masih ada beberapa baris kode yang tersebut terkait dengan MIUI 15. Xiaomi memang benar mempertimbangkan untuk menggunakan MIUI 15, tetapi memutuskan untuk tidaklah melakukanya. Namun, diharapkan tidaklah akan ada pembaharuan dalam bursa global untuk pengguna MIUI 15.

Versi resmi MIUI 15 EEA yang mana dikembangkan untuk Xiaomi 12T pun masih terdaftar. Sedangkan versi internal MIUI 15 terakhir adalah MIUI-V15.0.0.1.ULQEUXM. Oleh oleh sebab itu itu, kemungkinan besar MIUI 15 sedang diuji untuk pengguna Xiaomi 12T di area Eropa lalu kemungkinan tersedia untuk nama ini bagi pengguna lain pada lingkungan ekonomi global.

Walau HyperOS belum dirilis secara merata, namun diharapkan tidaklah ada perbedaan yang tersebut signifikan antara HyperOS dengan MIUI 15, meskipun fitur-fitur tertentu akan tetap saja eksklusif bagi pengguna HyperOS.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours