Xiaomi memperbarui Control Center di dalam perangkatnya di pembaruan HyperOS mendatang. Dalam versi beta, terlihat bahwa Control Center HyperOS bukan hanya sekali tampak keren, tetapi juga menambahkan beberapa fasilitas bermanfaat seperti kemampuan mengontrol musik secara langsung, seperti yang digunakan sanggup pengguna lakukan di tempat iPhone.
Jika pengguna HP Xiaomi ingin menjajal layanan Control Center terbaru HyperOS, maka pengguna dapat mengunduhnya. Berikut ini cara download kemudian menggunakan HyperOS Control Center di area perangkat Xiaomi:
Untuk mendapatkan layanan ini, berikut hal yang harus pengguna lakukan:
- Pertama, unduh System-UI Plugin melalui link ini. Namun, perhatikan bahwa tiada semua HP Xiaomi kompatibel dengan System-UI Plugin tersebut, sehingga sebaiknya pengguna mengecek persyaratannya terlebih dahulu.
- Jika kompatibel, gunakan File Manager untuk menemukan serta menginstal perangkat lunak pada ponsel.
- Setelah itu, mengakses Settings.
- Pilih Notification 7 Control Center.
- Klik Control Center Styles kemudian pilih New Version.
Persyaratan Control Center HyperOS
Pengguna harus mencatatkan bahwa ketika ini hanya saja perangkat tertentu yang tersebut dapat menangani layanan HyperOS. HP Xiaomi pengguna setidaknya harus menggunakan MIUI 13 kemudian Android 13 atau versi lebih tinggi tinggi agar bisa jadi mengaktifkan Control Center HyperOS. Jika perangkat pengguna belum menggunakannya, maka pengguna harus bersabar untuk mendapatkan pembaruan.
![Perbedaan tampilan Control Center MIUI dan juga HyperOS. [XHyperOS]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/12/15/62788-perbedaan-tampilan-control-center-miui-dan-hyperos.jpg)
Perbedaan Control Center MIUI kemudian HyperOS
Jika pengguna bertanya-tanya Control Center mana yang mana tambahan baik, pada dasarnya keduanya memiliki tampilan ramping yang digunakan mirip dengan sistem operasi Apple. Jika pengguna memilih HyperOS, maka pengguna akan mendapatkan layanan tambahan, seperti akses mudah ke musik serta mengontrol perangkat rumah Xiaomi segera dari panel kontrol.
Susunan Control Center HyperOS mengubah tata letak beberapa jumlah fitur, sehingga pengguna kemungkinan besar membutuhkan waktu agar terbiasa.
Selain itu, dikarenakan masih pada tahap beta, Control Center HyperOS mungkin saja menunjukkan keanehan.
Pengguna dapat menggunakan HyperOS apabila ingin mencoba fasilitas baru lalu tak sabar untuk mengawaitu pembaruan resmi.
+ There are no comments
Add yours